November 6, 2008

VariaBel Dan Tipe-tipe Data dlm JAva

Posted in Uncategorized pada 2:36 pm oleh hkmlamania

spaceball4TIPE DATA
Bahasa pemrograman pada umumnya, mengenal adanya variabel yang
digunakan untuk menyimpan nilai atau data. Sedangkan Java sendiri dikenal sebagai bahasa pemrograman dengan sifat strongly typed yang artinya diharuskan mendeklarasikan tipe data dari semua variabel, dan apabila lupa atau salah mengikuti aturan pendeklarasian variabel, maka akan mendapatkan error pada saat proses kompilasi.
A. Tipe Data
Java memiliki tipe data yang dapat dikategorikan menjadi dua
kelompok, yaitu tipe data primitif dan referensi.
1. Tipe Data Primitif
Delapan macam tipe data primitif dalam pemrograman Java, yaitu :
a. Integer ( Bilangan Bulat )
Integer merupakan tipe data numerik yang digunakan apabila
tidak berurusan dengan pecahan atau bilangan desimal. Tipe data
numerik yang termasuk integer adalah sebagai berikut :
Tipe Deskripsi
Memiliki nilai integer dari -128 sampai +127 dan menempati Byte
1 byte ( 8 bits ) di memori Memiliki nilai integer dari -32768 sampai 32767 dan Short menempati 2 bytes ( 16 bits ) di memori
Memiliki nilai integer dari -2147483648 sampai 2147483647
Int
dan menempati 4 bytes ( 32 bits ) di memori
Memiliki     nilai    dari  -9223372036854775808     sampai
Long
9223372036854775807 dan menempati 8 bytes ( 64 bits ) di memori
Bilangan integer biasanya menggunakan int, dan bukan byte,
short maupun long. Bilangan integer juga mengenal nilai positif dan
negatif ( signed number ). Tipe data byte dan short hanya digunakan
pada aplikasi khusus yang memperhatikan penggunaan memori.
Sedangkan long jarang digunakan karena jarang memerlukan bilangan
sebesar kapasitas long.

b. Floating Point ( Bilangan Pecahan )
Floating Point digunakan untuk menangani bilangan desimal
atau perhitungan yang lebih detail dibanding integer. Ada dua macam
floating point, yaitu :
Tipe Deskripsi
memiliki nilai -3.4×10 sampai +3.4×108 dan menempati 4 Float byte di memori.Double memiliki nilai -1.7×10308 sampai +1.7×10308
Semua bilangan pecahan atau desimal dalam Java tanpa
diakhiri huruf f akan dianggap sebagai double. Sedangkan bilangan
yang ingin dikategorikan sebagai float harus diakhiri dengan huruf F.
Misalnya : 4.22 F atau 2.314f. Sedangkan untuk bilangan double, bisa menambah dengan
huruf D, karena secara default bilangan dengan koma atau pecahan
atau desimal akan dianggap sebagai double.
c. Char
Char adalah karakter tunggal yang didefinisikan dengan
diawali dan diakhiri dengan tanda ‘ ( petik tunggal ). Char berbeda
dengan String, karena String bukan merupakan tipe data primitif,
tetapi sudah merupakan sebuah objek. Tipe char mengikuti aturan
unicode, sehingga dapat menggunakan kode /u kemudian diikuti
bilangan dari 0 sampai 65535, tetapi yang biasa digunakan adalah
bilangan heksadesimal dari 0000 sampai FFFF.
Misalnya : ‘\u123’
Selain karakter biasa, juga terdapat karakter khusus yang
didefinisikan dengan cara mengawalinya menggunakan tanda \ seperti
pada tabel berikut :
Kode                   Nama                    Nilai Unicode
\b           Backspace                       \u0008
\t           Tab                             \u0009
\n           Linefeed                        \u000a
9
\r           Carriage return                     \u000d
\*           Double quote                        \u0022
\’           Single quote                        \u0027
\\           Backslash                           \u005c
d. Boolean
Dalam Java dikenal tipe data boolean yang terdiri dari dua nilai
saja, yaitu true dan false. Boolean sangat penting dalam mengevaluasi
suatu kondisi, dan sering digunakan untuk menentukan alur program.
2. Tipe Data Referensi
Kelebihan     pemrograman     berorientasi    objek adalah    dapat
mendefinisikan tipe data baru yang merupakan objek dari class tertentu.
Tipe data ini digunakan untuk mereferensikan objek atau class tertentu,
seperti String.
Latihan 2. TipeData.java
class TipeData {
public static void main(String[] args) {
// Tipe data primitif
long data1 = 546767226531;
int     data2 = 2235641;
short data3 = 714;
byte     data4 = 34;
float data6 = (float) 1.733;         // tipe data pecahan
double data5 = 4.967;                // tipe data pecahan
char data7 = ‘C’;
boolean data8 = true;
System.out.println(“Nilai Long : “+ data1);
System.out.println(“Nilai Int    : “+ data2);
System.out.println(“Nilai Short : “+ data3);
System.out.println(“Nilai Byte : “+ data4);
System.out.println(“Nilai Double : “+ data5);
System.out.println(“Nilai Float : “+ data6);
System.out.println(“Nilai Char : “+ data7);
System.out.println(“Nilai Boolean : “+ data8);
}
}

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: